Telp
Whatsapp

RENTAL MOBIL SURABAYA

SEWA MOBIL SURABAYA - CITRA TRANS SURABAYA
0857 4928 7333
0822 3306 1555

Email: citratranssurabaya@gmail.com

Berita

Apakah Anda Familiar Dengan Uang Digital? (I)

https://sewamobilsurabaya.com - Uang digital adalah uang bukan dalam bentuk fisik semacam kertas/logam (uang kartal) atau sejenisnya (semacam lembaran cek), tetapi keberadaan uang tersebut hanya berupa data. Data ini tersimpan ke dalam macam-macam 'wadah' dan 'bentuk' pangkalan data semacam file (berkas) komputer. Jika kita mentransfer ke rekening orang lain via ATM, maka 'data keuangan' kita akan berpindah dari rekening pribadi kita ke rekening orang lain tersebut dan ada jejak debet pada rekening kita tadi. 
Jika kita membeli pulsa ponsel, maka data uang digital kita akan berganti bentuk menjadi pulsa yang nominalnya dapat kita cek sewaktu-waktu. Dewasa ini ketika kebutuhan seseorang semakin variatif dan pemahaman kita juga semakin kompleks, uang yang telah berganti bentuk sebagai pulsa telepon ini pun juga bisa digunakan untuk membeli sesuatu. Seperti contoh aplikasi berbayar ataupun game (permainan) ponsel. Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat pun melihat bahwa data-data keuangan kita akan mudah terlihat bila kita bertransaksi dengan sebuah marketplace (pasar daring) seperti tokopedia, bukalapak, blibli, dan lain sebagainya. Atau bahkan situs-situs penggalangan dana semacam tanifund, crowde atau igrow. Begitu juga bila kita melakukan electronic-banking, atau bertransaksi via daring/online seperti transfer atau luring/offline (seperti kartu e-toll) pada pintu tol dan lainnya.

Pada dasarnya, uang digital ini mempunyai keuntungan yakni bukti forensik yang bisa dilacak jejaknya jika menuju ke suatu rekening lain (ditransfer). Bila kata bank menjad alergi bagi sebagian pemeluk agama, sepertinya saat ini juga ada keberadaan bank syariah. Jadi bila selama ini Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya turut terbantu dengan transaksi uang digital, mungkin ada benarnya. Lagipula, jika kita menggunakan electronic atau SMS banking, ada pemberitahuan otomatis yang bahkan bisa dicek dari ponsel pintar. Jadi hal ini akan menghemat tenaga ketimbang wira-wiri dari rumah ke ATM hanya untuk mengecek saldo; meskipun seandainya ATM tersebut hanya beberapa menit dari kantor Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya.
 
Berbicara tentang ATM, mungkin sebagian besar dari kita mempunyai kartu ATM, kartu debet, e-money dan semacamnya. Kartu ATM dan kartu debet sendiri tidak menyimpan uang digital tadi, namun hanya berupa akses informasi tentang uang digital yang kita punya. Uang tersebut tetap berada pada server bank yang kemudian memperoleh penerapan bunga atau beban (ongkos) perbulan tergantung dari rekening bank yang kita miliki serta bank yang kita gunakan jasa layanannya. Bila kita menggunakan uang tunai, dana yang terjatuh di jalan mungkin tak akan dapat dilacak (atau kembali ke tangan) jika kita lengah dan tiadanya saksi di tempat tersebut. 

Jadi Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya bisa memahami bila transaksi digital lebih direkomendasikan antar-instansi pemerintahan terutama untuk pencegahan korupsi karena sifat mudah terlacaknya tadi, meskipun sebuah kardus yang digunakan oleh beberapa oknum untuk tujuan serupa pun kadangkala bisa diendus pula disebabkan jalur komunikasi yang digunakan. Bagaimanapun, tindakan curang itu tidak baik.

Dewasa ini penggunaan uang digital semakin disarankan supaya membuat transaksi lebih efisien. Operasional Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya sendiri mendukung penggunaan uang digital, yakni melalui transfer rekening antar bank, serta kartu debit (terbatas) dan kartu kredit. Anda pun bisa menggunakan uang tunai juga; namun pembayaran 'full tunai' ini hanya dilakukan kurang dari 5% konsumen pengguna layanan jasa Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya yang datang langsung ke kantor, sedangkan lebih dari 60% melakukan pembayaran uang muka (DP) secara digital sedangkan sisanya dibayar saat sopir datang menjemput.

Sebuah peringatan keras juga digaungkan oleh Bank Indonesia yakni larangan untuk menggesek kartu dua kali untuk menghindari kebobolan data pribadi yang seringnya bersifat privasi: https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/09/06/087906431/Kasir-Menggesek-Kartu-Anda-Dua-Kali-Gubernur-BI-Data-Bisa-Bocor. Namun ada sejumlah hal yang terlepas dari pernyataan BI sebagai pusat segala transaksi dan keuangan di Indonesia ini; yakni sanggahan dari ketua asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia: https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/09/06/087906698/kasir-gesek-kartu-dua-kali-ketua-aprindo-bukan-menyadap-data. Menurutnya, selama ini memang ada pembandingan data masuk dari mesin electronic data capture (EDC) dan cash register kasir. Jadi, memang harus di-swipe dua kali pada mesin yang sama.
Untungnya, hal ini juga telah dicermati Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya. Dan bila Anda membayar 'kartu gesek' pun kami menjamin hal ini tak terjadi di kami. Hanya, ada hal dimana input kartu tersebut tidak terdeteksi (meski sangat jarang terjadi) yang mengakibatkan harus digesek 2 kali pada mesin yang sama. Bila Anda adalah seorang penjual luring (offline) atau punya toko di dunia nyata yang menerima pembayaran digital, maka bisa jadi Anda memahami kendala begini karena kondisinya memang sangat umum di banyak tempat. [Bersambung]
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: Sebuah ATM (anjungan tunai mandiri) yang semakin umum dijumpai di banyak daerah sebagai fasilitas perbankan untuk kemudahan pengambilan uang tunai. Sumber: Pixabay/3Dman_eu.