Telp
Whatsapp

RENTAL MOBIL SURABAYA

SEWA MOBIL SURABAYA - CITRA TRANS SURABAYA
0857 4928 7333
0822 3306 1555

Email: citratranssurabaya@gmail.com

Berita

Sadar Etika Di Jalanan (II-Habis)

Masih bicara tentang jalanan dan etika. Perilaku berkendara bijak ini memang bisa membantu banyak pihak. Mulai dari dirinya sendiri, petugas yang berwenang hingga pengguna jalan lain. Hal yang sering menjadi sorotan adalah bagaimana lemahnya kesadaran dan pemahaman beberapa pengendara akan menghargai hak orang lain menerima kenyamanan yang sama dengan dirinya saat berada di jalan. Misalnya pengendara motor yang seringkali bertingkah aneh seperti yang ditunjukkan oleh tautan berikut: https://www.famous.id/video/entertainment/7-tipe-pengendara-motor-paling-nyebelin-apa-kamu-salah-satunya-1711086.html.
Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya mengutip poin yang ada pada artikel tersebut.
1. Buta arah seketika (maksudnya melawan arah)
2. Nyetir motor sambil mengobrol, dimana 2 pemotor biasa bersebelahan. Karena keseimbangan motor tidak seperti mobil, hal ini bisa mengganggu pengguna jalan lain.
3. Lampu sein kiri belok kanan.
4. Selalu terdepan di tiap persimpangan, tetapi seringnya maju sebelum lampu hijau menyala.
5. Knalpot berisik.
6. Sering membunyikan klakson.
7. Pengendara motor tukang ngebut.

Ternyata dari ketujuhnya termasuk umum ditemui dalam keseharian Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat, namun meskipun begitu secara sadar tanpa berat sebelah kita juga harus mengakui bahwa hal yang demikian kadang dilakukan oleh pengemudi mobil dan kendaraan lainnya juga.
Misalnya dalam hal melawan arah. Pada tautan youtube atau media sosial lain kita pasti akan menjumpai mobil pribadi hingga bus serta truk yang melawan arah. Dan sepertinya hal tersebut pernah diposting Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya pada kesempatan lain.
Namun secara umum, sepertinya pengendara lebih mudah melihat detail pada dashboard mobil ketimbang pada motor yang mempunyai sudut lebih tinggi (untuk melirik ke bawah); padahal di saat yang sama mata mereka pun harus awas pada kondisi jalan. Mungkin karena itulah beberapa pengendara dapat 'lupa' mematikan saklar lampu sein.

Dan soal ngebut ini pun bukan hanya motor karena pengendara mobil (apalagi setelah tabrak lari) pun ternyata juga ada yang suka mengebut. Jika ada kesalahan, maka sebaiknya diselesaikan saat itu juga ketimbang berlarut-larut. Dari satu poin pada artikel referensi Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya berikut: http://www.merdeka.com/jakarta/kelakuan-memalukan-orang-kaya-di-jakarta-berharta-tapi-tak-beretika.html, seharusnya seorang 'pejabat' pun tidak menggunakan kedudukannya untuk membenarkan saat dia berbuat salah. Dalam artikel tersebut disebutkan Paspampres, tetapi ada pejabat DKI-1 yang diberitakan menerobos arus juga di Kota Bogor—wilayah yang bukan merupakan kewenangannya.

Di gang-gang sempit kita mungkin biasa melihat papan peringatan bertuliskan "Turun dan matikan mesin kendaraan Anda". Di beberapa gang Surabaya, papan peringatan seperti ini cukup populer. Meski begitu sudah jelas kendaraan Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya tak bisa masuk dalam gang tersebut dan hanya bisa diparkir pada ujung gang. Begitu juga bagi pengendara yang bertanya suatu tempat atau nama jalan, ada satu 'aturan' kesopanan yang diterapkan supaya dihormati atau dihargai oleh seseorang: https://www.facebook.com/groups/895894557102982/permalink/1807373949288367/. Mengutip gambar pada tautan, beberapa poin pada aturan bersama tersebut antara lain:
1. Mematikan mesin kendaraan
2. Turun dari kendaraan
3. Awali dengan senyum sebelum bertanya
4. Ucapkan terima kasih sebelum melanjutkan perjalanan
Nampaknya hal kesopanan ini berlaku untuk kendaraan apapun, setidaknya jika tidak mematikan kendaraan pengendara diharapkan turun.

Dan ada yang aneh ketika beberapa pengendara motor bisa masuk jalan tol karena pada umumnya jenis ini tidak diperbolehkan masuk, bahkan moge. Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya menemukan beberapa kasus begini, dan berikut adalah salah satunya: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211009347855638&set=o.227268729878&type=3 serta: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211009345935590&set=o.227268729878&type=3. Sesuai UU, motor memang tidak diperbolehkan masuk jalan tol kecuali jembatan tol Suramadu dan beberapa yang telah mempunyai pembatas jalur sebagai pemisah.

Di sisi lain, pengguna jalan lain semacam pejalan kaki pun agaknya sering diposisikan sebagai 'pihak yang lemah' dalam berbagai kecelakaan. Padahal terkadang yang berbuat ulah justru pejalan kaki. Misalnya saat tiba-tiba menyeberang, atau yang sering terjadi adalah menyeberang tidak pada tempatnya. Sebuah aturan bisa jadi adalah perangkat etika yang berlaku secara umum; segala kemungkinan dapat terjadi bahkan di luar perkiraan kita. Sewa Rental Mobil Innova Reborn di Surabaya menemukan satu tautan menarik yang membahas segi hukum dari kasus demikian: http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt570bf43a2e1ba/menabrak-pejalan-kaki-yang-menyeberang-tiba-tiba--bisakah-dituntut. Pada sebuah kasus seperti ini akan ditelusuri lebih lanjut dan dicari penyebabnya apakah merupakan kelalaian pengendara atau pejalan kaki.

Jadi pada dasarnya, menjunjung tinggi etika dimanapun termasuk etika saat berkendara atau saat menjadi pengguna jalan adalah tanggungjawab masing-masing dari kita. Bahkan dalam UU juga mengatur bahwa kita harus memperlambat kendaraan saat akan melewati genangan. Ada beberapa lainnya yang lebih lengkap ditulis dalam sebuah artikel pada tautan berikut: http://mobilkomersial.com/2018/01/inilah-berberapa-etika-yang-harus-dimiliki-saat-berlalu-lintas/. Jika Anda menggunakan jasa Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya, Anda juga dapat mengkritisi bila sopir yang mengantar Anda saat itu melanggar norma, kesopanan dan etika yang secara umum berlaku di masyarakat. Karena segala masukan Anda mungkin dapat menjadi pertimbangan dan kebaikan sopir tersebut ke depannya, yang lebih jauh adalah keberlanjutan operasional Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya sendiri yang menaungi karyawan dan para sopir tersebut. Salam ^_^
 
 
 
***
Keterangan gambar: Dalam kehidupan bertetangga pun, ada aturan tak tertulis juga yang harus dipahami oleh mereka yang memutuskan tinggal disana. Sumber: unsplash/Steven Wei